Pertanyaan soal “menghilangnya” Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri (BHD) dalam acara pelantikan perwira tinggi Polri pagi tadi belum terjawab secara tuntas.

Meski, Polri melalui Kadiv Humas Irjen (Pol) Edward Aritonang menjelaskan BHD tengah menjalankan tugas internal lain sehingga berhalangan untuk hadir, namun Polri belum secara gamblang memberi informasi tentang berita tersebut.

Beredar kabar, “menghilangnya” Kapolri karena ada ancaman serangan dari eksternal Polri. Soal informasi itu, Edward membantahnya. “Nggak lah, Nggak ada (ancaman),” kata Edward di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (13/8/2010) malam lalu.

Edward pun memastikan kondisi keamanan Mabes Polri termasuk para pejabatnya dalam keadaan stabil dan aman. Sebelumnya, Polri menyatakan pihaknya dijadikan sasaran penyerangan bom oleh kelompok teroris.

Pada saat itu, Edward menjelaskan dalam penangkapan lima tersangka teroris di Bandung ditemukan dokumen yang menggambarkan rencana penyerangan kelompok teroris ke Markas Komando Brimob Polri Bandung, Jawa Barat.

“Dokumen di rumah di Cibiru yang kita temukan adalah sketsa-sketsa gambar Markas Brimob di Bandung,” kata Edward dalam keterangan pers 9 Agustus yang lalu.

Oleh karena itu kita tunggu saja kepastian berita tetntang menghilangnya Kapolri Jenderal (pol) Bambang Hendarso Danuri (BHD) apakah itu benar adanya.